Jawaban Untuk Saudara Ja’far Tentang Imamah (Kecenderungan Sunni Dan Syiah)

Jawaban Untuk Saudara Ja’far Tentang Imamah (Kecenderungan Sunni Dan Syiah)

SUMBER: Blog Analisis Pencari Kebenaran

ditulis Oleh: J. Algar

Tulisan ini adalah tanggapan saya pribadi atas tulisan saudara Ja’far yang berjudul Apakah Memang Ada Dalil Tentang Imamah?. Tulisan Beliau ini adalah tulisan yang berupa kritik terhadap Syiah dan dalam tulisannya beliau mengutip tafsir dan hadis dari Ahlus Sunnah. Oleh karena itu tidak berlebihan jika saya menyimpulkan bahwa yang dimaksud oleh Beliau dengan dalil itu adalah dalil dari Sunni.

Secara sederhana memang rasanya aneh apabila ada dalil yang sangat jelas tentang Imamah di sisi Sunni karena jika ada maka itu akan membuat semua Sunni adalah Syiah atau tidak akan ada perbedaan Sunni dan Syiah. Lain halnya bagi Syiah disisi mereka dalil tentang Imamah itu sangat jelas sehingga mereka menjadikan itu sebagai dasar keimanan mereka. Oleh karena itu tidaklah benar langsung menyalahkan Syiah dengan dasar tidak ada dalilnya di sisi Sunni. Logika seperti ini terkesan berat sebelah dan bukankah mereka Syiah bisa mencap sebaliknya bahwa Sunni salah karena bertentangan dengan dalil yang shahih di sisi mereka.

Dalam perkembangannya Sunni dan Syiah seringkali berseteru pemahaman dan ini dapat dilihat dari karya-karya Ulama Sunni yang menyerang Syiah dan karya Ulama Syiah yang menjawab Ulama Sunni. Imamah jelas menjadi pokok permasalahan yang dibicarakan. Jadi bisa dikatakan apa yang ditulis oleh saudara Ja’far itu bukanlah hal baru oleh karenanya tidak berlebihan kalau saya katakan bahwa banyak Ulama Syiah yang telah menjawab masalah yang beliau kemukakan.

Yang perlu diperhatikan bahwa Ulama Syiah seringkali berargumentasi tentang Imamah dengan menggunakan dalil di sisi Sunni. Tentu saja hal ini membuat respon yang kuat dari pihak Sunni. Mereka berusaha menyangkal dalil sunni yang digunakan oleh pihak Syiah. Penyangkalan ini dapat berupa penolakan Sunni akan shahihnya dalil itu walaupun ada di kitab Sunni sendiri dan yang kedua penolakan Sunni terhadap penafsiran Syiah terhadap dalil Sunni tersebut. Oleh karena itu wajar jika polemik ini jelas tidak pernah selesai.
Kecenderungan atau subjektivitas dalam hal ini jelas cukup berperan di kedua belah pihak. Mari kita batasi dengan dalil Sunni yang dipakai pihak Syiah. Dalam hal ini Kecenderungan Ulama Syiah adalah

• Mereka kadang cukup berpuas dengan adanya pihak sunni yang menshahihkan dalil yang mereka pakai seraya mengabaikan pihak sunni lain yang menolaknya
• Mereka Ulama Syiah juga cenderung menyatakan telah terjadi ijma’ Ulama Sunni terhadap dalil yang mereka pakai walaupun pada kenyataannya terdapat ulama sunni lain yang menolak ijma’ ini.

Sedangkan di sisi Sunni juga terdapat kecenderungan di antara Ulama-ulamanya ketika berhujjah dengan Ulama Syiah

• Mereka Ulama Sunni cenderung untuk menyalahkan setiap apapun yang dikatakan Syiah walaupun dalilnya ternyata shahih disisi Sunni(kecenderungan ini saya temukan pada Ibnu Taimiyyah dalam Minhaj As Sunnah dan Ali As Salus dalam Imamah dan Khilafah)
• Selain itu Ulama Sunni juga punya kecenderungan untuk begitu mudah mencacat suatu dalil dengan alasan perawi dalil itu adalah syiah walaupun dalil itu sendiri tercatat dalam kitab Sunni.

Semua kecenderungan ini membuat polemik Sunni dan Syiah tidak pernah selesai, sehingga tidak jarang ada yang melihat bahwa kebenaran ada disisi Syiah atau sebaliknya Sunnilah yang benar. Semuanya itu tergantung juga dari kecenderungan mereka yang mempelajari dalil yang dipaparkan pihak Syiah dan Sunni. Tulisan saya adalah jelas tidak bermaksud menyimpulkan mana yang benar dalam masalah ini. Saya hanya ingin menampilkan bagaimana sudut pandang Syiah terhadap dalil Sunni yang mereka dakwa memperkuat keyakinan mereka. Tulisan ini hanyalah tanggapan terhadap tulisan saudara Ja’far.

_____________________________________________________________________

******************************************************************************

UNTUK BERKOMENTAR DAN BERDIALOG DENGAN PENULIS SILAHKAN-KLIK DISINI-

*******************************************************************************

____________________________________________________________________

%d blogger menyukai ini: