Hadiah Buat Salafiyun : Inikah Bukti Muawiyah Pembawa Petunjuk Yang Memberikan Petunjuk?

Hadiah Buat Salafiyun : Inikah Bukti Muawiyah Pembawa Petunjuk Yang Memberikan Petunjuk?

SUMBER: Blog Analisis Pencari Kebenaran

ditulis Oleh: J. Algar

Alhamdulillah kali ini kami akan berbaik hati memberikan bingkisan istimewa kepada para pecinta Muawiyah dari kalangan salafiyun terkhusus buat mereka yang getol sekali alias mati-matian menshahihkan hadis keutamaan Muawiyah sebagai sang pemberi petunjuk. Nah berikut petunjuk yang diajarkan oleh Muawiyah. Diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal dalam Musnad Ahmad 4/92 no 16879 (tahqiq Syaikh Syu’aib Al Arnauth)

حدثنا عبد الله حدثني أبي ثنا عفان قال ثنا همام قال ثنا قتادة عن أبي شيخ الهنائي قال كنت في ملأ من أصحاب رسول الله صلى الله عليه و سلم عند معاوية فقال معاوية أنشدكم الله أتعلمون ان رسول الله صلى الله عليه و سلم نهى عن لبس الحرير قالوا اللهم نعم قال وأنا أشهد قال أنشدكم الله تعالى أتعلمون ان رسول الله صلى الله عليه و سلم نهى عن لبس الذهب الا مقطعا قالوا اللهم نعم قال وأنا أشهد قال أنشدكم الله تعالى أتعلمون ان رسول الله صلى الله عليه و سلم نهى عن ركوب النمور قالوا اللهم نعم قال وأنا أشهد قال أنشدكم الله تعالى أتعلمون ان رسول الله صلى الله عليه و سلم نهى عن الشرب في آنية الفضة قالوا اللهم نعم قال وأنا أشهد قال أنشدكم الله تعالى أتعلمون ان رسول الله صلى الله عليه و سلم نهى عن جمع بين حج وعمرة قالوا أما هذا فلا قال أما انها معهن

Telah menceritakan kepada kami Abdullah yang berkata telah menceritakan kepadaku Ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami ‘Affan yang berkata telah menceritakan kepada kami Hamam yang berkata telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Abi Syaikh Al Huna’i yang berkata “Pada suatu ketika aku bersama para sahabat Rasulullah SAW di rumah Muawiyah. Muawiyah berkata “Demi Allah apakah kalian tahu bahwa Rasulullah SAW telah melarang memakai pakaian dari sutera?. Kami berkata “benar”. Muawiyah berkata “dan aku juga sama”. Muawiyah berkata lagi “Demi Allah apakah kalian tahu kalau Rasulullah SAW melarang untuk memakai emas kecuali batangan?. Kami menjawab “benar”. Muawiyah berkata “dan akupun juga sama”. Muawiyah berkata lagi “Demi Allah apakah kalian tahu bahwa Nabi telah melarang menunggangi macan tutul?. Kami menjawab “benar”. Muawiyah berkata “Aku pun sama”. Muawiyah berkata lagi “Demi Allah apakah kalian tahu bahwa Rasulullah SAW melarang minum dari bejana perak?. Kami menjawab “benar”. Muawiyah berkata “ dan aku juga sama”. Muawiyah berkata lagi “Demi Allah apakah kalian tahu bahwa Rasulullah SAW telah melarang untuk menggabungkan haji dan umrah?”. Kami menjawab “adapun hal ini tidak”. Muawiyah berkata “Adapun hal ini dilarang seperti hal yang tadi”.

Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata tentang hadis ini

حديث صحيح لغيره وهذا إسناد حسن رجاله ثقات رجال الشيخين غير أبي شيخ الهنائي واسمه حيوان بن خالد وقيل خيوان  فمن رجال أبي داود والنسائي وهو حسن الحديث

Hadis shahih lighairihi dan sanad hadis ini hasan para perawinya terpercaya perawi Bukhari dan Muslim kecuali Abi Syaikh Al Huna’i, namanya Hayawan bin Khalid, ada yang mengatakan Khaiwan. Dia adalah perawi Abu Dawud dan An Nasa’i dan dia hasanul hadis (hadisnya baik).

Pernyataan Syaikh Syu’aib Al Arnauth patut diberikan catatan, hadis ini tidak diragukan lagi shahih lidzatihi dan sanad hadis ini shahih. Abu Syaikh Al Huna’i adalah perawi yang tsiqah bukan sekedar hasanul hadis. Ibnu Hajar dalam At Tahdzib juz 12 no 604 menyebutkan biografi Abu Syaikh Al Huna’i dan ia telah dinyatakan tsiqah oleh Ibnu Hibban, Ibnu Sa’ad dan Al Ajli. Al Ajli dalam Ma’rifat Ats Tsiqah no 2169 berkata

أبو شيخ الهنائي بصرى تابعي ثقة

Abu Syaikh Al Huna’i tabiin bashrah yang tsiqat.

Ibnu Hajar dalam At Taqrib 2/416 menyatakan bahwa Abu Syaikh Al Huna’i tsiqah dan begitu pula Adz Dzahabi dalam Al Kasyf no 6682 juga menyatakan Abu Syaikh Al Huna’i tsiqah. Oleh karena itu hadis di atas tidak diragukan lagi sanadnya shahih lidzatihi bukan shahih lighairihi. Hadis ini disebutkan dalam Musnad Ahmad tahqiq Syaikh Ahmad Syakir dan Hamzah Zain no 16776 dan dinyatakan kalau sanadnya shahih.

Hadis ini secara ringkas juga diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunan Abu Dawud 1/557 no 1794 dan telah dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud.

حدثنا موسى أبو سلمة ثنا حماد عن قتادة عن أبي شيخ الهنائي خيوان بن خلدة [ ممن قرأ على أبي موسى الأشعري من أهل البصرة ] أن معاوية بن أبي سفيان قال لأصحاب النبي صلى الله عليه و سلم ” هل تعلمون أن رسول الله صلى الله عليه و سلم نهى عن كذا وكذا وعن ركوب جلود النمور ؟ قالوا نعم قال فتعلمون أنه نهى أن يقرن بين الحج والعمرة ؟ فقالوا أما هذا فلا فقال أما إنها معهن ولكنكم نسيتم

Telah menceritakan kepada kami Musa Abu Salamah yang berkata telah menceritakan kepada kami Hamad dari Qatadah dari Abu Syaikh Al Huna’i Khaiwan bin Khaldah (termasuk orang yang belajar dari Abu Musa Al Asy’ari dari penduduk Bashrah) bahwa Muawiyah bin Abi Sufyan berkata kepada para sahabat Nabi SAW “Apakah kalian tahu bahwa Rasulullah SAW melarang ini dan itu dan melarang menunggangi kulit macan?. Mereka menjawab “benar”. Muawiyah berkata lagi “Apakah kalian tahu bahwa Rasulullah telah melarang menggabungkan haji dan umrah?. Mereka menjawab “Adapun yang ini tidak”. Muawiyah berkata “Adapun yang ini dilarang beserta yang tadi akan tetapi kalian semua lupa”.
.

.

Penjelasan Hadis

Hadis di atas menceritakan mengenai hadis Rasulullah SAW menurut Muawiyah. Muawiyah pada awalnya menceritakan hadis larangan Rasulullah mengenai larangan memakai sutera, emas, dan kulit binatang buas (macan tutul) kepada para sahabat Rasulullah SAW. Anehnya Muawiyah justru melanggar sendiri larangan-larangan yang disebutkannya.

Para sahabat Rasulullah SAW mengakui bahwa hadis larangan tersebut benar. Tetapi kemudian Muawiyah mengaku bahwa ada hadis Rasulullah SAW yang melarang menggabungkan haji dan umrah (bahkan ia mengucapkan dengan lafal sumpah), hal ini yang diingkari oleh para sahabat tetapi sungguh luar biasa Muawiyah ini mengatakan kalau larangan tersebut memang ada hanya saja mereka para sahabat lupa akan hal itu (sepertinya para sahabat bersepakat untuk lupa). Jika Muawiyah benar maka tidak hanya sahabat yang lalai bahkan semua umat islam sudah lalai akan hal ini karena sampai sekarang penggabungan haji dan umrah adalah hal yang ma’ruf sebagai sunnah Rasulullah SAW.

Sepertinya umat islam sudah tersesat karena tidak mengikuti petunjuk Muawiyah karena menurut Muawiyah, Rasulullah SAW telah melarang menggabungkan haji dan umrah. Atau mungkin Muawiyah ini mengada-ada atas nama Rasulullah SAW? karena hadisnya itu menyelisihi dan diingkari oleh para sahabat Rasulullah SAW. Diriwayatkan Muslim dalam Shahih Muslim 2/896 tahqiq Muhammad Fuad Abdul Baqi

عن سعيد بن المسيب قال اجتمع علي وعثمان رضي الله عنهما بعسفان فكان عثمان ينهى عن المتعة أو العمرة فقال علي ماتريد إلى أمر فعله رسول الله صلى الله عليه و سلم تنهى عنه ؟ فقال عثمان دعنا منك فقال إني لا أستطيع أن أدعك فلما أن رأى علي ذلك أهل بهما جميعا

Dari Sa’id bin Al Musayyab yang berkata “Ali dan Utsman suatu kali bertemu di Usfan. Utsman terang-terangan melarang haji tamattu atau umrah. Ali berkata “Apa maksudmu melarang orang mengerjakan ibadah yang pernah diperbuat Rasulullah SAW. Utsman menjawab “biarkan kami”. Ali berkata “saya tidak akan membiarkannya”. Kemudian setelah Ali melihat yang demikian ia lalu berihram untuk keduanya sekaligus (haji dan umrah).


Diriwayatkan dalam Shahih Muslim 2/898 tahqiq Muhammad Fuad Abdul Baqi

عن مطرف قال قال لي عمران بن حصين أحدثك حديثا عسى الله أن ينفعك به إن رسول الله صلى الله عليه و سلم جمع بين حجة وعمرة ثم لم ينه عنه حتى مات ولم ينزل فيه قرآن يحرمه

Dari Mutharrif yang berkata Imran bin Hushain berkata kepadaku “saya akan menceritakan sebuah hadis kepadamu, semoga Allah SWT memberikan manfaatnya kepadamu. Bahwa Rasulullah SAW pernah menggabungkan haji dan umrah dan beliau tidak melarangnya hingga beliau wafat dan tidak ada pula ayat Al Quran yang turun mengharamkan hal itu…”.

Kedua hadis di atas dengan tegas menjelaskan bahwa menggabungkan haji dan umrah adalah sunnah Rasulullah SAW yang dengan tegas diikuti oleh Imam Ali. Apakah demi menyelisihi Imam Ali, Muawiyah mengada-ada atas nama Rasul SAW?. Ya hanya Allah SWT yang tahu. Jadi berdasarkan hadis-hadis di atas maka perkataan bahwa Rasulullah SAW melarang menggabungkan haji dan umrah adalah dusta atas nama Rasulullah SAW. Dan tentu mengada-ada atas nama Rasul SAW adalah suatu kebathilan. Tapi itulah petunjuk dari orang yang menurut salafiyun adalah Sang Pemberi Petunjuk.

______________________________________________________________

TULISAN TERKAIT TENTANG MUAWIYAH

  1. BANTAHAN ATAS: “SEKELUMIT TENTANG KEUTAMA’AN MUAWIYAH BIN ABI SUFYAN” (IBNU RAHAWAIH: TIDAK SAHIH SATUPUN DARI HADIS KEUTAMA’AN MUAWIYAH)
  2. Meluruskan Muawiyah
  3. Sahabat Nabi Yang Menghina Ahlul Bait
  4. Muawiyah dan Mimbar Nabi
  5. Kedudukan Hadis “Ya Allah Jadikanlah Muawiyah Seorang Yang Memberi Petunjuk”
  6. Riwayat Muawiyah Mencela Imam Ali AS Adalah Shahih
  7. Kedudukan Hadis “Ya Allah Ajarkanlah Muawiyah Al Kitab dan Al Hisab”
  8. Hadis Penyimpangan Muawiyah Dalam Shahih Muslim
  9. Mu’awiyah Memberantas Hadis Keutamaan Imam Ali as.
  10. Penulis Wahyu
  11. Hadis Muawiyah Meminum Minuman Yang Haram
  12. Meluruskan Sikap Muawiyah Terhadap Hadis Nabi SAW
  13. Hadis Penyimpangan Muawiyah Dalam Sunan Abu Dawud
  14. Muawiyah Membunuh Sahabat Nabi Hujr bin Adi
  15. Sahabat Nabi Yang Membunuh Ammar bin Yaser RA
  16. Kedudukan Hadis “Jika Kamu Melihat Mu’awiyah Di MimbarKu Maka Bunuhlah Ia”
  17. Pembahasan Matan Hadis “Jika Kamu Melihat Muawiyah Di MimbarKu Maka Bunuhlah Ia”.
  18. Imam Hasan Dan Bani Umayyah Di Mimbar Nabi
  19. Semua Hadis Keutamaan Mu’awiyah Palsu ! Bantahan Atas Blog Haulasyiah
  20. Bantahan Atas -Haula Syiah-: Hadis: “Semoga Allah tidak Mengenyangkan Perutnya, Yakni Perut Muawiyah”. Adalah Doa Keburukan Nabi saw. Atas Mu’awiyah

______________________________________________________________________________________________________

******************************************************************************

UNTUK BERKOMENTAR DAN BERDIALOG DENGAN PENULIS SILAHKAN -KLIK DISINI-

*******************************************************************************

%d blogger menyukai ini: