Mu’awiyah Memberantas Hadis Keutamaan Imam Ali as.

Mu’awiyah Memberantas Hadis Keutamaan Imam Ali as.

Seri “Politik Setan Muawiyah (1)”

SUMBER: Blog “Menjawab Tuduhan Salafy Wahabi”

Ditulis oleh: Ibnu Jakfari

Mereka Adalah Pelanjut Misi Sesat Mu’awiyah!

Di antara ulama hadis ada sekelompok yang menjual dirinya kepada setan, mereka bekerja siang malam hanya untuk membantah setiap hadis sabda Nabi saw. Tentang keutamaan Imam Ali dan Ahlulbait as. Setiap perawi yang disinyalir mencintai Ali as. Dan meriwayatkan hadis keutamaan tentangnya dituduhnya Syi’ah dan kemudian dikecam dan dijatuhkan keadilannya untuk selanjutnya seluruh riwayatnya dibuang ke tong sampah!

Mereka benar-benar telah menjual agama dan kehormatan mereka kepada Mu’awiyah dan penguasa tiran yang memimpin umat Islam untuk waktu yang tidak sebentar.

Mereka dengan penuh kepatuhan dan ketulusan menjalankan politik setan yang ditetapkan Mu’awiyah untuk mengubur ajaran agama Islam yag dibawa Rasulullah saw.dan ditegakkan dengan jasa pengorbanan Imam Ali as.

Perhatikan surat keputusan Mu’awiyah di bawah ini!

Mu’awiyah  menulis surat keputusan yang dikirimkan kepada para gubenur dan kepala daerah segera setelah ia berkuasa:

أن برِئَت الذمة مِمن روى شيئا فِي فَضْلِ أبِي تُراب و أهْلِ بَيْتِهِ .

“Lepas kekebalan bagi yang meriwayatkan sesuatu apapun tentang keutamaan Abu Thurab (Imam Ali as.) dan Ahlulbaitnya.”[1]

Maka setelah itu para penceramah di setiap desa dan di atas setiap mimbar berlomba-lomba melaknati Ali dan berlepas tangan darinya serta mencaci makinya dan juga Ahlulbaitnya. Masyarakat paling sengsara saat itu adalah penduduk kota Kufah sebab banyak dari mereka adalah Syi’ah Ali as. Dan untuk lebih menekan mereka, Mu’awiyah  mengangkat Ziyad ibn Sumayyah sebagai gubenur kota tersebut dengan menggabungkan propinsi Basrah dan Kufah. Ziyad menyisir kaum Syiah –dan ia sangat mengenali mereka, sebab dahulu ia pernah bergabung dengan mereka di masa Khilafah Ali as.. Ziyad membantai mereka di manapun mereka ditemukan, mengintimidasi mereka, memotong tangan-tangan dan kaki-kaki mereka, menusuk mata-mata mereka dengan besi mengangah dan menyalib mereka di atas batang-batang pohon kurma. Mereka juga diusir dari Irak, sehingga tidak ada lagi dari mereka yang tekenal.[2]

Jadi janganlah Anda heran jika Anda temukan di zaman kita ini pihak-pihak yang rajin mengkufuri sabda-sabda Nabi saw. tentang keutamaan Imam Ali dan Ahlulbait as., atau keterangan para sahabat dan tabi’în yang mengungkap kemuliaan, keutamaan dan keagungan Imam Ali as. sebab mereka adalah jebolan “Madrasah Bani Umayyah” yang ditegakkan di atas kebencian dan permusuhan kepada Nabi saw. dan keluarga sucinya as.!

Dan untuk melengkapi politik pemusnahan ajaran murni agama Islam dan demi mengaburkan kebenaran, Mua’wiyah menyusulnya dengan perintah kedua agar disemarakkan dengan segala bentuk rangsangan pemalsuan hadis tentang keutamaan sahabat-sahabat lain demi menandingi keutamaan Imam Ali as. yang disabdakan Rasulullah saw..

Mu’awiyah menulis sepucuk surat:

إن الحديث في عثمان قد كثر و فشا في كل مصر و في كل وجهٍ و ناحية، فإذا جاءكم كتابي هذا فادعوا الناس إلى الرواية في فضائل الصحابة مفتعلة ، فإن هذا أحب إلَيَّ و أقر لعيني و أدحض لحجة أبي تراب و شيعته و أشد عليهم من مناقب عثمان و فضله.

“Sesungguhnya hadis tentang Utsman telah banyak dan tersebar di seluruh penjuru negeri. Maka apabila datang suratku ini kepadamu ajaklah orang-orang untuk meriwayatkan tentang keutamaan sahabat dan para khalifah terdahulu. Dan jangan biarkan sebuah hadis pun yang diriwayatkan kaum Muslim tentang keutamaan Abu Thurab melainkan datangkan kepadaku tandingannya untuk sahabat lain.[3] Yang demikian itu lebih aku sukai dan lebih mendinginkan mataku serta dapat mematahkan hujjah Abu Thurab dan Syi’ahnya, dan lebih menyakitkan mereka dari pada keutamaan Utsman!”

Dan setelahnya manusia berlomba-lomba memalsu hadis keutamaan sahabat demi menandingi sabda Nabi saw. tentang keutamaan Imam Ali as. dan proyek pemalsuan hadis ini dijalankan dengan rapi dan melibatkan banyak pihak yang penampilan lahiriyahnya cukup menipu, sehingga para ulama yang tulus pun tertipu dan menerimanya sebagai kenyataan yang haq! Dan akhirnya pikiran dan keberagamaan generasi amat Islam diracuni dengan riwayat-riwayat palsu, sehingga hingga sekarang pun mereka meyakini hadis-hadis palsu itu sebagai bagian utama agama Islam!

Akibatnya!

Ibnu Abi al Hadid menegaskan bahwa riwayat serupa juga dikeluarkan oleh Ibnu Arafah (yang dikenal dengan nama Nafthawaih), seorang tokoh dan pembesar Ahli Hadis, ia juga mengatakan bahwa “Kebanyakan hadis palsu tentang keutamaan sahabat itu diproduksi di masa kekuasaan rezim Umayyah, sebagai upaya orang-orang mendekatkan diri kepada mereka dengan anggapan bahwa hal demikian menyakitkan Bani Hasyim (keluarga besar Nabi saw.)”[4]


[1] Dari sini dapat dilihat bahwa sikap sebagian muhaddis Sunni terilhami oleh kebijakan Mu’awiyah di atas.

[2] Syarah Nahj al Balâghah, jilid III/juz 11/14-17.

[3] Contoh masalah ini banyak sekali, dapat Anda temukan pada hampir setiap hadis keutamaan Imam Ali as. ada hadis tandingan, seperti hadis Manzilah  dll. Tetapi anehnya, meskipun ia dirangsang dengan rangsangang menggiurkan tetap saja ia tidak diriwayatkan kecuali melalui jalur-jalur lemah. “Mereka berkeherndak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, tetapi Allah akan menyempurnakan cahaya-Nya walaupn kaum Kâfir tidak menyukainya!”

[4] Syarh Nahjul Balâghah; Ibnu Abi Al Hadid, Jilid 1/juz 4/358.

.

________________________________

TULISAN TERKAIT TENTANG MUAWIYAH

  1. BANTAHAN ATAS: “SEKELUMIT TENTANG KEUTAMA’AN MUAWIYAH BIN ABI SUFYAN” (IBNU RAHAWAIH: TIDAK SAHIH SATUPUN DARI HADIS KEUTAMA’AN MUAWIYAH)
  2. Meluruskan Muawiyah
  3. Sahabat Nabi Yang Menghina Ahlul Bait
  4. Muawiyah dan Mimbar Nabi
  5. Kedudukan Hadis “Ya Allah Jadikanlah Muawiyah Seorang Yang Memberi Petunjuk”
  6. Riwayat Muawiyah Mencela Imam Ali AS Adalah Shahih
  7. Kedudukan Hadis “Ya Allah Ajarkanlah Muawiyah Al Kitab dan Al Hisab”
  8. Hadis Penyimpangan Muawiyah Dalam Shahih Muslim
  9. Mu’awiyah Memberantas Hadis Keutamaan Imam Ali as.
  10. Penulis Wahyu
  11. Hadis Muawiyah Meminum Minuman Yang Haram
  12. Meluruskan Sikap Muawiyah Terhadap Hadis Nabi SAW
  13. Hadis Penyimpangan Muawiyah Dalam Sunan Abu Dawud
  14. Muawiyah Membunuh Sahabat Nabi Hujr bin Adi
  15. Sahabat Nabi Yang Membunuh Ammar bin Yaser RA
  16. Kedudukan Hadis “Jika Kamu Melihat Mu’awiyah Di MimbarKu Maka Bunuhlah Ia”
  17. Pembahasan Matan Hadis “Jika Kamu Melihat Muawiyah Di MimbarKu Maka Bunuhlah Ia”.
  18. Imam Hasan Dan Bani Umayyah Di Mimbar Nabi
  19. Semua Hadis Keutamaan Mu’awiyah Palsu ! Bantahan Atas Blog Haulasyiah
  20. Bantahan Atas -Haula Syiah-: Hadis: “Semoga Allah tidak Mengenyangkan Perutnya, Yakni Perut Muawiyah”. Adalah Doa Keburukan Nabi saw. Atas Mu’awiyah
  21. Hadiah Buat Salafiyun : Inikah Bukti Muawiyah Pembawa Petunjuk Yang Memberikan Petunjuk?


______________________________________________________________________________________________________

******************************************************************************

UNTUK BERKOMENTAR DAN BERDIALOG DENGAN PENULIS SILAHKAN -KLIK DISINI-

*******************************************************************************

%d blogger menyukai ini: